• Cougar

    Photoshop Tutorial : Photo Manipulation

  • Lions

    Cara Meningkatkan IQ

  • Snowalker

    Situs Australia yang di Lumpuhkan Hacker Tanah Air

  • Howling

    Spesifikasi Mobil Yang Menewaskan Paul Walker

  • Sunbathing

    Paul Walker Ternyata Memiliki Tanah di Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Berita Otomotif Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Otomotif Dunia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Desember 2013

Justin Bieber Gantikan Paul Walker di Film Fast & Furious 7?

California -Meninggalnya Paul Walker memang membuat sejumlah orang terutama para penggemarnya terluka. Mereka tidak bisa lagi melihat aksi Walker di film Fast & Furious. 

Selang beberapa hari setelah meninggalnya Paul Walker dan produksi filmnya ditutup, berhembus kabar kalau peran Paul Walker akan digantikan. Siapa pengganti Paul Walker di film Fast & Furious 7?

Diberitakan laman CarBuzz, Rabu (11/12/2013) Justin Bieber dikabarkan akan menggantikan peran Paul Walker. Meski masih gosip, tapi itulah ide yang telah diusulkan. Apakah Anda setuju?

Bieber dikabarkan akan memainkan peran Walker atau peran lainnya di film Fast & Furious 7 dan itu berarti dia akan menjadi pemain yang paling muda di antara yang lainnya.

Dan kabarnya Ludacris lah yang sudah menyetujui masuknya Bieber ke film tersebut. Gosip Justin Bieber ini pastinya bakal jadi kabar bagus buat Beliebers, tapi kabar buruk buat Petrol Head ya? 

Situs-situs otomotif pun terang-terang menyebutkan kalau kabar ini adalah bad joke. Ah ada-ada saja.

Untuk diketahui, Universal Pictures yang merupakan studio film Amerika yang memproduksi film Fast & Furious 7 menghentikan sementara produksi film tersebut. 

Menghentikan produksi adalah salah satu bentuk tanggung jawab untuk sementara waktu. Selain itu, mereka juga memiliki waktu untuk memikirkan pengembangan cerita sepeninggalnya Paul.

Yang pasti thriller boongan soal peran Justin Bieber ini sudah bermunculan di YouTube

Posted by: Yahya Abdurrosyid M
Source

Sabtu, 07 Desember 2013

Ini fakta Porsche GT perenggut nyawa Paul Walker

Mobil mewah Porsche yang merenggut nyawa aktor Paul Walker dikabarkan gonta ganti pemilik dengan harga terakhir 359 ribu dolar AS (Rp3,9 miliar) dan disebut "mengerikan" untuk dikendarai sekalipun bagi pebalap profesional.

Paul Walker meninggal dunia dalam kecelakaan mobil mengerikan Sabtu sore waktu setempat di Santa Clarita, California, pada usia 40 tahun.

Dia adalah penumpang mobil mewah yang disebut pihak berwenang sebagai Porsche Carrera GT keluaran 2005 berwarna merah.  Dia tewas dalam kecelakaan tunggal bersama dengan pengendaranya yang diketahui bernama Roger Rodas.

Rodas adalah penasehat keuangan dari Merrill Lynch pada The Rodas Group, selain pemilik Always Evolving, dealer mobil di Valencia, California.

Menurut Autoweek, mobil yang dikendarai Rodas telah ada di Always Evolving pada musim semi 2013 setelah gonta ganti pemilik dalam beberapa tahun terakhir.

Terakhir mobil ini dilepas pada harga Rp3,9 miliar, sementara kepada Autoweek seorang pengendara mengungkapkan bahwa Porsche Carrera GT ini "mengerikan" untuk dikendarai siapa pun, bahkan oleh pebalap profesional sekalipun.

Selain Saleen S7 Twin Turbo dan Ferrari F40, Porsche Carrera GT adalah salah satu favorit Rodas, tulis dia pada laman Always Evolving.

Rodas bertemu Walker beberapa tahun sebelumnya di satu arena balap di California dan akhirnya menjadi penasehat keuangan sang aktor.  Testimoni ini diungkapkan Merrill Lynch.

Dunia otomotif berduka atas kematian Walker ini, lapor The Hollywood Reporter.

"Banyak dari pembaca kami memberi penghormatan untuk Walker dan film-film yang berkaitan dengan ketertarikan mereka pada budaya bermobil," kata Matt Hardigree, pemimpin redaksi laman Jalopnik kepada The Hollywood Reporter.

Hardigree menambahkan,"Paul Walker tak hanya memerankan peminat mobil di TV, tapi dia juga salah seorang di dunia nyata yang tertarik pada budaya mobil dan balap.  Saya pernah punya peluang mengunjungi dia lama pada syuting salah satu film Fast & Furious dan dia tak pernah membicarakan skenario film, yang dia omongkan melulu soal mobil."


Posted by: Yahya Abdurrosyid M

Senin, 02 Desember 2013

Inilah Spesifikasi Porsche Carrera GT Yang Menewaskan Paul Walker




Porsche Carrera GT akhirnya menjadi mobil terakhir yang ditumpangi aktor terkenal Paul Walker sepanjang hidupnya. Pemeran film “Fast and Furious” ini harus meregang nyawa setelah sport car yang ditumpangi bersama temannya, tergelincir hingga menghantam pohon di pinggir jalan di kawasan Rye Canyon Loop di Valencia, California, AS, Sabtu (30/11), pukul 15:30 waktu setempat.

Hampir semua media, khususnya media internet, telah memberitakan tewasnya pria tampan berusia 40 tahun ini. Para penggemar Walker bahkan tak henti-hentinya mengucapkan bela sungkawa lewat akun Facebook dan Twitter milik Walker.

Terlepas dari tragedi malang yang menimpa, Walker publik juga bertanya tentang kendaraan yang dipakai “Brian O’Conner” tersebut. Banyak di antaranya tidak mengetahui bahwa Carrera GT yang ditumpangi Walker termasuk mobil yang dikembangkan untuk menjadi “monster” jalan raya.

Carrera GT tahun 2005 berkelir merah yang dikemudikan rekannya yang ikut tewas merupakan model yang dilepas Porsche sejak 2003 hingga 2007. Berkode 980, Carrera GT masuk dalam urutan pertama Top Sports Cars of the 2000s dan urutan kedelapan Top Sports Cars of All Time.

Mengusung mesin 5.500cc V10 non-turbo, Carrera GT diproduksi terbatas (1.270 unit) di pabrik Leipzig, Jerman. Porsche sendiri mengatakan bahwa Carrera GT merupakan supercar yang dibangun dengan basis chassis mobil balap. Bahkan serentetan teknologi yang diusung juga dicomot dari ajang balap.

Roadster dua bangku yang konstruksi bodinya dibuat dari serat karbon ini diinspirasi dari legenda mobil balap Porsche, khususnya 718 RS Spyder yang terkenal pada era 60-an. Porsche juga mengklaim bodi Carrera GT yang sangat ringan memiliki keamanan tinggi yang mampu menghindari pengemudi dan penumpang dari cedera fatal akibat benturan. Selain itu, sayap belakag yang muncul ketika kecepatan di atas 110 km/jam menambah keselamatan karena stabilitas yang mantap.

Para kritikus dan wartawan penguji kendaraan bahkan menilai Carrera GT memiliki karakter transmisi yang lebih hebat ketimbang Ferrari Enzo. Padahal, Carrera GT hanya mengusung transmisi 6-speed manual dengan kopling tradisional versi balap. Berbeda dengan Enzo yang telah disuntik mode otomatis-manual dengan kontrol kopling komputer.

Dengan mesin besar tersebut, Carrera GT mampu menuali tenaga hingga 558 hp dan torsi 600Nm. Performa tersebut sanggup melesatkannya hingga kecepatan di atas 330km/jam, meski sudah dibatasi alat pembatas kecepatan. Karena itu, pantas bila Carrera GT yang hanya butuh waktu di bawah 4 detik untuk melesat dari diam ke 100 km/jam disebut sebagai Monster Car.

SPESIFIKASI CARRERA GT
Tipe Kendaraan
Roadster Mesin Tengah, penggreak roda belakang

Bodi
• Chassis dan bodi serat karbon dengan baja kuat
• Dua bangku
• Desain menapak
• Sayap penyetabil di belakang bergerak
• Batang anti-terguling ganda

Mesin
• V-10, non-turbo
• 68 derajat antara ceruk silinder dan 72 derajat crankshaft
• Konstruksi aluminium penuh dengan silinder Nikasil
• Titanium connecting rods
• Pelumasan kering

Kapasitas mesin: 5.500 cc

Pengendali katup
• Double overhead camshafts (DOHC)
• 4-katup per silinder
• Variable valve timing pada katup intake

Tenaga: 558 hp
Torsi: 600Nm
Putaran mesin maksimum: 8.200 rpm

Transmisi
• 6-speed manual
• Kolping karbot tiga plat
• Kontrol traksi
• Tangki oli terinegrasi dengan rumah transmisi

Chassis
Monococque serat karbon dengan baja kuat

Suspensi
• Independent double wishbone depan dan belakang
• Per ulir tunggal dan shock absorber bertekanan gas setiap roda
• Penyeleras individual pada per roda dan batang anti-terguling
• Lengan Suspensi belakang terkait dengan mesin
• Per dan shock absorber belakang dikendalikan dari pushroads
• Batang anti-terguling terkait dengan rumah transmisi

Kemudi
Power assisted rack-and-pinion

Roda/Velg
Cetakan aluminium ringan dengan baut tengah

Ban
Depan: 265/30 R 19
Belakang: 335/30 R 20

Rem
• Porsche Ceramic Composite Brake (PCCB)
• 8-piston aluminium monoblock (cetak tunggal) di caliper depan
• 4-piston aluminium monoblock (cetak tunggal) di caliper belakang
• Cakram 380 mm dengan sistem pendingin

Dimensi
Sumbu roda: 2.700 mm
Panjang: 4.556 mm
Tinggi: 1.192 mm
Lebar: 1,915 mm
Jarak pijak roda depan: 1.620 mm
Jarak pijak roda belakang: 1.570 mm
Volume tangki: 90 liters

Performa
0-100 km/j: kurang dari 4,0 detik
0-200 km/j: 10 detik
Kecepatan akhir: lebih dari 330 km/j (dibatasi)

Posted by: Yahya Abdurrosyid M
Sumber 

Sabtu, 30 November 2013

Mobil Usia 41 Tahun Dihargai Rp 27 Miliar


Butuh waktu lama untuk para pecinta otomotif menyadari betapa istimewa mobil ini. Dan setelah 40 tahun kelahirannya, Plymouth HEMI Cuda ini pun kini kembali berjaya. Harga US$ 3,2 juta atau sekitar Rp 27,2 miliar pun dibutuhkan untuk membawa pulang mobil tersebut.

Mobil lansiran tahun 1970 ini bukanlah sebuah mobil super seperti halnya mobil Ferrari atau Lamborghini. Tenaganya pun tidak besar dan tidak pula memiliki banyak silinder di mesinnya. Tapi kini harganya satu setengah kali harga Bugatti Veyron.

Seperti dilansir autoevolution, Selasa (5/7/2011) sebuah Plymouth HEMI Cuda kini sedang dilelang. Mobil tersebut adalah mobil yang model tahun 1970 tapi selesai dibangun pada 1 Agustus 1969.

Mobil ini merupakan mobil pertama yang diproduksi dengan metode E-body dan dibuat dengan tangan di Chrysler Claire Point, Michigan.

Nah karena ini merupakan sebuah mobil purwarupa yang harusnya tidak dijual, maka tidak heran bila harga mobil ini pun melambung tinggi.

Model Cuda sendiri hanya dibangun sampai tahun 1971 dalam dua model yakni coupe dan convertible. Di versi jalanannya, mobil ini memiliki tenaga sekitar 450 hp dengan torsi hampir 500 lb-ft meski versi prototipenya hanya memiliki kekuatan sekitar 400 hp saja.

Untuk menyalurkan kekuatan tersebut ke rodanya, maka Plymouth HEMI Cuda mengaplikasi transmisi manual empat percepatan dan transmisi matik Torqueflite tiga percepatan. Ada 8 pilihan mesin dengan berbagai tambahan optional yang harus ditebus dengan harga sekitar US$ 871 ketika itu.

Dan karenanya, harga US$ 3,2 juta atau sekitar Rp 27,2 miliar yang dibanderol untuk memiliki mobil ini pun tentu akan membuat setiap orang yang melihatnya geleng-geleng kepala.


Posted by: Yahya Abdurrosyid M

Kamis, 28 November 2013

Toyota Kenalkan Layanan Telematik Suara



Selain berbagai produk konsep, Toyota juga memperkenalkan teknologi baru, salah satunya adalah Agent: telematik yang bekerja melalui suara. Menurutresponsejp.com yang meneruskan berita ini keKompasOtomotif, Managing Officer Toyota Motor Corporation (TMC), Shigeki Tomoyama memperkenalkan teknologi ini pada seminar “2013 Smart Mobility City“ di Tokyo Motor Show, 21 November lalu.

Tomoyama menjelaskan, Agent adalah layanan telematik generasi mendatang - saat ini sedang dikembangkan - menggunakan perintah suara (voice-recognizining) dan komputasi awan. Teknologi ini dikembangkan melalui kerja sama dengan Cooperative ITS dan Next-Generation Urban Transportation System.

Agent yang dipresentasikan sebagai layanan interaktif untuk pengemudi. Layanan ini bisa memberi rekomendasi rute yang telah diperbarui. Misalnya, bila terjadi kecelakaan di jalan yang akan dilalui. Di samping itu juga bisa memberikan peringatan perubahan cuaca dan memberitahu tempat pengisian bahan bakar terdekat.  

“Agent (komputasi awam) ini bisa membantu, memudahkan pengemudi mencapai tujuannya melalui rute alternatif. Semua terus dijaga agar perjalanan bisa berjalan lancar dan aman. Kami berencana menyertakan sejumlah teknologi ini pada sistem navigasi Toyota yang akan datang,” jelas Tomoyama.

Toyota juga berencana menawarkan layanan ponsel pintar Smart G-Book, di Thailand dan Timur Tengah. Saat ini, layanan tersebut hanya ditawarkan untuk konsumen Toyota di Jepang.

“Karena kondisi di sekitar kita terus berubah dan berganti, kita harus mengatasi keterbatasan mobil era sebelumnya. Tujuannya untuk menciptakan nilai baru dan membuat orang tertarik punya mobil,” tambahnya.

Presiden dan CEO TMC, Akio Toyoda yang tampil di akhir presentasi, mengatakan, ”Produsen akan terus berinvestasi, membuat mobil semakin menarik dikendarai. Mobil nanti dirancang bisa berkomunikasi dengan infrastruktur dan kendaraan lain. Saya ingin Jepang dengan masyarakatnya yang terus bergerak maju. Kecelakaan di jalan raya nantinya adalah masa lalu,” cetusnya!

Source       : Kompas Otomotif
Di edit oleh : M.Rizky Septian
Sumber